Selasa, 24 Maret 2020

Kisah Seorang Suster Di Ruang ICU Khusus Pasien COVID-19 Rumah Sakit Persahabatan.

Oleh : Afifah Farhana Fikri

Kelas : KM 19C

NIM : 0802519183

Asal : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia


Kisah Seorang Suster Di Ruang ICU Khusus Pasien COVID-19 Rumah Sakit Persahabatan.


Jakarta —  Salah satu petugas yang tak kalah penting berada di garis depan menghadapi langsung pasien COVID-19, yaitu suster, yang membantu para dokter yang menangani pasien terinfeksi Corona.

Pada kesempatan kali ini saya mewawancarai seorang suster/perawat yg bertugas di RS Persahabatan.
Inilah hasil wawancara singkat dengan beliau melalui WA :

Ibu Supriyati adalah salahsatu dari sekian banyak suster yang bertugas membantu menangani pasien COVID 19. Pekerjaan beliau ditempatkan di bagian ICU yang menangani critical care. Yaitu seperti memantau pasien jika terjadi hal yang buruk secara tiba-tiba.

Selain itu, beliau ikut mengedukasi ke pasien dan keluarganya mengenai pentingnya menjaga diri dari penularan virus Corona yang begitu cepat.

Karena hal itulah, suster Supriyati diwajibkan mengenakan perlengkapan alat pelindung diri APD untuk mencegah terjadinya penularan virus pada dirinya.

Beliau bertugas biasanya 2 sampai 3 jam sesuai kebutuhan yang dibutuhkan pada saat itu. Pakaian APD hanya dapat digunakan dalam sekali pakai, karena dikhawatirkan membawa virus berbahaya yang menempel pada baju APD tersebut. Sehingga harus dibuang dan langsung dibakar. Kecuali yang masih bisa dipakai ulang, seperti kacamata gogle, helm dan sepatu boots.

Karena pekerjaannya tersebut, beliau sangat mengkhawatirkan keluarganya, seperti anak-anak dan suami dirumah. Oleh karena itu, setelah bertugas di rumah sakit, selain membuang APD, beliau langsung mandi dan mengganti dengan pakaian bersih. Sesampainya di rumah pun, beliau mandi kembali, dan mengganti pakaiannya dengan yang baru. Barulah Ia bisa menemui keluarganya.

Profil Ibu Supriyati

Mari kita turut mendo'akan, semoga Ibu Supriyati dan para pekerja kesehatan lainnya dilindungi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar